
Persiapan Perang Mahabharata di Kurukshetra
Kresna tidak bersedia bertempur secara pribadi. Ia mengajukan pilihan kepada para Pandawa dan Korawa, bahwa salah satu boleh meminta pasukan Kresna yang jumlahnya besar sementara yang lain boleh memanfaatkan tenaganya sebagai seorang ksatria. Mendapat kesempatan itu, Arjuna dan Duryodana pergi ke Dwaraka untuk memilih salah satu dari dua pilihan tersebut.
Duryodana jenius di bidang politik, maka ia memilih tentara Kresna. Sedangkan para Pandawa yang diwakili Arjuna, bersemangat untuk meminta tenaga Sri Kresna sebagai seorang penasihat dan memintanya agar bertempur tanpa senjata di medan laga. Sri Kresna bersedia mengabulkan permohonan tersebut, dan kedua belah pihak merasa puas.
Pandawa telah mendapatkan tenaga Kresna, sementara Korawa telah mendapatkan Tentara Kresna. Persiapan perang dimatangkan. Sekutu kedua belah pihak yang terdiri dari para Raja dan ksatria gagah perkasa dengan diringi pasukan yang jumlahnya sangat besar berdatangan dari berbagai penjuru India dan berkumpul di markasnya masing-masing. Pandawa memiliki 7 (tujuh) divisi sementara Korawa memiliki 11 (sebelas) divisi.
Beberapa kerajaan pada zaman India kuno yang bersekutu dengan para PANDAWA, adalah... Kerajaan Dwaraka, Kerajaan Kasi, Kerajaan Kekeya, Magada, Matsya, Chedi, Pandya dan wangsa Yadu dari Mandura.
Sementara sekutu para KORAWA terdiri dari... Raja Pragjyotisha, Raja Angga, Raja Kekaya, Raja Sindhu, kerajaan Kosala, Kerajaan Awanti, Kerajaan Madra, Kerajaan Gandhara, Kerajaan Bahlika, Kamboja, dan masih banyak lagi.
Pihak netral :
Kerajaan Widarbha yang rajanya adalah... Raja Rukmi, dan kakak Kresna, yakni... Baladewa, adalah pihak yang netral (tidak berpihak pada siapapun dan tidak ikut berperang) dalam peperangan di Kurukshetra.
--- oOo ---
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_di_Kurukshetra
0 komentar:
Posting Komentar